Apa itu Google Adsense? Berikut Penjelasan Sejarah dan Istilah-istilah Pada Google AdSense

Hallo sob, kali ini admin akan membagikan Apa itu Google Adsense? Berikut Penjelasan Lengkap Untuk Pemula Yang Akan Mendaftar nih. Yuk! Simak ulasannya sebagai berikut.

Dunia internet yang semakin maju saat ini, menjadikannya bukan hanya untuk sekedar social fun. Namun, sudah merambah sebagai bisnis yang dapat meraup income yang ada, caranya pun bermacam-macam mulai dari berjualan produk pada e-commerce maupun mendapatkan bayaran dari Google Adsense.

Dengan sebuah Blog, kita dapat menghasilkan uang yang memiliki prosfek jangka panjang. Google AdSense akan membayar setiap klik atas iklan yang ditampilkan pada blog kita. Mungkin salah satu dari Anda belum mengetahui tentang apa itu Google Adsense? Tidak usah cemas kali ini admin akan menjelaskan secara lengkap bagi pemula yang akan mendaftar Google Adsense.


Apa itu Google Adsense? Berikut Penjelasan Sejarah dan Istilah-istilah Pada Google AdSense | blog.moegnzone.com

Apa itu Google AdSense?

AdSense merupakan sebuah program iklan milik Google yang berbasis CPC (Cost per Click) yang dimana pemilik blog akan mendapatkan sebuah income dari iklan yang ditampilkan pada websitenya.
Pada awal dirilis banyak para blogger yang berlomba-lomba untuk menjadi publisher dari Google AdSense. Hingga saat ini lebih dari 2 Juta publisher yang tersebar dipenjuru dunia.

Iklan yang ditampilkan oleh Google AdSense yaitu berupa teks, gambar dan video sesuai yang diminati oleh pengunjung. Cara kerja Google AdSense dalam menampilkan iklan yang relevan yaitu memanfaatkan dari sebuah cache browser pengguna internet untuk tau apa yang sedang diperlukan, nantinya iklan akan muncul sesuai minat apa yang dibutuhkan.

Sebagai contoh, jika Anda sedang mencari sebuah Domain Murah untuk blog yang dimiliki pada mesin pencari, maka iklan yang muncul adalah penyedia jasa Domain Murah Indonesia. Iklan yang ditampilkan akan berubah dengan sendirinya menyesuaikan cache browser yang ada.

Sejarah Google AdSense

AdSense muncul pertama kali ketika Google berhasil mengakuisisi Pyra Labs pada Februari 2003. Berselang satu bulan tepat pada 4 Maret 2003 perusahaan Google mengumumkan kemunculan layanan periklanan konten tertarget bernama AdSense melalui Chairman dan CEO Google saat itu Erick Schmidt. Untuk mendukung program layanan AdSense sebulan berikutnya Google mengakuisisi Applied Semantics yang teknologinya mendukung AdSense.

Sejak dirilis pada awalnya unit AdSense for Content hanya mendukung format bahasa Inggris dan beberapa negara di Eropa, Timur Tengah, Asia Timur serta satu negara Asia Tenggara yaitu Thailand.

Bahasa Indonesia sendiri pada awalnya hanya didukung untuk unit iklan AdSense for Search, hingga pada awal Februari 2012 Google secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini didukung untuk bisa menampilkan iklan AdSense for Content. Kini AdSense for Content mendukung 36 bahasa negara didunia.

Istilah Pada Google AdSense

Dalam program AdSense ada beberapa istilah yang harus diketahui, diantaranya Ad Units, CTR, CPC, eCPM, dan lainnya.

Berikut merupakan daftar istilah pada Google Adsense:

1. Publisher
Publisher adalah orang yang memiliki situs web atau blog yang terdaftar serta sudah disetujui oleh Google AdSense sebagai penayang iklan dari Google.

Untuk menayangkan iklan, publisher adsense harus mendaftar dulu ke Google Adsense dan baru bisa menayangkan iklan jika sudah disetujui aplikasinya. Akun google adsense hanya diperbolehkan memiliki satu akun untuk semua website, atau channel youtube yang memenuhi ketentuan.

2. Ad Unit
Ad unit merupakan sebuah iklan yang terdiri dari beberapa macam jenis, dan ukuran. Pada dasarnya iklan berupa teks, ada pun berupa gambar maupun video.

Saat pengunjung mengklik iklan tersebut maka publisher akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPCnya, itu pun jika dinyatakan sah oleh pihak AdSense.

3. Click
Click adalah sebuah informasi jumlah klik pada Ad Unit yang dipasang pada website blog.  Dalam halaman AdSense pemilik website bisa melihat berapa jumlah total klik yang diperoleh setiap hari, minggu, bulan hingga tahun, maupun berdasarkan Ad Unit ataupun Channelnya.

4. Channel
Channel adalah mirip seperti label yang dapat diberikan pada sebuah Ad Units,  Link Unit, Adsense for Search, dan Referrals. Pada satu unit iklan dapat memuat lebih dari satu buah label dan sebaliknya satu label bisa dipakai untuk lebih dari satu unit iklan.

Pada halaman laporan google AdSense, akan dikelompokan berdasarkan Channel sehingga penggunaannya akan mempermudah pemilik website dalam menganalisa performa AdSense mereka.

5. Link Units
Link Units mirip dengan Ad Units, hanya saja formatnya seperti menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu Ad Unit yang ada di halaman tersebut. Pada prakteknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.

6. AdSense for Content
AdSense for Content adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman. Iklan-iklan yang muncul adalah iklan-iklan yang berhubungan dengan isi halaman tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units adalah yang termasuk dalam AdSense for Content ini.

7. Alternate Ads
Pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (Public Service Ads).

Karena bertipe donasi, maka jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasinya, Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif. Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.

8. Page Impressions
Page Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.

9. CTR (Clickthrough Rate)
CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

10. CPC (Cost Per Click)
CPC adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.

11. eCPM (Effective CPM)
eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya.


Berikut meru merupakan penjelasan mengenai Apa itu Google Adsense? Berikut Penjelasan dan Istilah-istilah Pada Google AdSense. Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan maupun salah-salah kata. Akhir kata saya ucapkan terima kasih telah berkunjung. :)

0 Response to "Apa itu Google Adsense? Berikut Penjelasan Sejarah dan Istilah-istilah Pada Google AdSense"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel